<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Pesantren Plus Al-Ittihad &#124; Cianjur</title>
	<atom:link href="http://altie.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://altie.wordpress.com</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Fri, 22 Apr 2011 09:32:43 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='altie.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Pesantren Plus Al-Ittihad &#124; Cianjur</title>
		<link>http://altie.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://altie.wordpress.com/osd.xml" title="Pesantren Plus Al-Ittihad &#124; Cianjur" />
	<atom:link rel='hub' href='http://altie.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Pdt. Dr. Martin Sinaga: “Kristenisasi Bukan Ilusi”</title>
		<link>http://altie.wordpress.com/2007/08/11/pdt-dr-martin-sinaga-%e2%80%9ckristenisasi-bukan-ilusi%e2%80%9d/</link>
		<comments>http://altie.wordpress.com/2007/08/11/pdt-dr-martin-sinaga-%e2%80%9ckristenisasi-bukan-ilusi%e2%80%9d/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 11 Aug 2007 06:21:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sukanagara</dc:creator>
				<category><![CDATA[ALTIE NEWS]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://altie.wordpress.com/2007/08/11/pdt-dr-martin-sinaga-%e2%80%9ckristenisasi-bukan-ilusi%e2%80%9d/</guid>
		<description><![CDATA[Kristenisasi itu tidak ilusi. Itu sungguh-sungguh terjadi. Menurut saya, umat Kristen dan umat Islam perlu mencarikan solusinya bersama-sama. Sebagai orang Kristen, saya berkewajiban secara internal untuk memperkenalkan teologi agama-agama ini, dan mengajak mereka untuk lebih luas memahami agama. “Banyak orang Kristen yang justru mendangkalkan Injil. Mereka memperlakukan Injil sebagai sepotong kata yang bisa dipakai sebagai [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=altie.wordpress.com&amp;blog=1285238&amp;post=37&amp;subd=altie&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><font color="#808080">Kristenisasi itu tidak ilusi. Itu sungguh-sungguh terjadi. Menurut saya, umat Kristen dan umat Islam perlu mencarikan solusinya bersama-sama. Sebagai orang Kristen, saya berkewajiban secara internal untuk memperkenalkan teologi agama-agama ini, dan mengajak mereka untuk lebih luas memahami agama.</font></strong></p>
<p><span id="more-37"></span> “Banyak orang Kristen yang justru mendangkalkan Injil. Mereka memperlakukan Injil sebagai sepotong kata yang bisa dipakai sebagai ajian simsalabim,” demikian otokritik <strong>Pdt. Dr. Martin Sinaga</strong>, dosen Sekolah Tinggi Teologia (STT) Jakarta. Tentu saja, kritiknya ini relevan untuk kaum muslimin yang acapkali melakukan generalisasi bahwa orang Kristen adalah monolitik dalam bersikap. Pdt. Martin yang juga aktivis Masyarakat Dialog Antar-agama (MADIA) ini juga mengulas sisik melik teologi agama-agama yang membuka peluang bagi umat beragama untuk saling menghampiri dalam sukacita, hikmah, kerelaan dan harapan.</p>
<p>Berikut ini petikan wawancara <strong>Nong Darol Mahmada</strong> dari Kajian Islam Utan Kayu (KIUK) dengan Pdt. Dr. Martin Sinaga yang juga aktif di International Conference for Relegion and Peace (ICRP). Penyunting buku Meretas Jalan Teologi Agama-agama ini berdialog seputar tema “Teologi Agama-agama” di Radio 68H pada hari Kamis, 16 Mei 2002.</p>
<p><strong>Apa yang dimaksud teologi agama-agama?</strong></p>
<p>Teologi agama-agama tergolong istilah baru dalam bahasa resminya, theologia religionum. Secara sederhana dapat diartikan —misalnya— cara saya merumuskan keimanan di hadapan saudara-saudara lain yang berbeda keimanan dengan saya.</p>
<p><strong>Jadi lebih bersifat interaksi antarpersonal?</strong></p>
<p>Ya. Justru karena saya melihat kebenaran lain pada lain agama, saya ingin membaca dan menghayati ulang kebenaran agama saya, walaupun berbeda dengan agama lain.</p>
<p><strong>Apa yang membedakannya dengan doktrin Kristen sebelumnya?</strong></p>
<p>Sebelumnya doktrin Kristen tumbuh ketika dia harus keluar dari agama Yahudi. Sehingga dalam doktrin awalnya dikatakan bahwa agama Yahudi tidak tahu kalau sebenarnya ada keselamatan dalam Kristus. Lalu doktrin Kristen berkembang dan berinteraksi dengan Filsafat Yunani. Lantas, orang Kristen mengatakan: “Soalnya tidak semata soal jiwa, tapi juga menyangkut tubuh.” Karena itu, Kristus harus mati dalam tubuhnya.</p>
<p>Dalam perkembangan mutakhir, doktrin tersebut dirumuskan dalam rangka pencerahan modern, dimana orang Kristen semakin mengalami kesulitan dalam pencerahan. Muncul kemudian kritik, apakah agama itu masih meyakinkan? Orang Kristen lantas mati-matian membela dan membuktikan masih relevannya keberimanan.</p>
<p>Tetapi sekarang muncul tantangan baru, ketika kekristenan muncul ke seluruh bumi dan para penginjil dikirim ke semua tempat. Memang, ada momen di mana orang menjadi Kristen, tapi juga ada momen, orang-orang tetap tidak Kristen. Seorang pengabar Injil besar bernama Henry Kraemer, pendiri Sekolah Tinggi Teologia (STT) Jakarta sampai harus membuka topinya ketika dia melakukan misinya di daerah pasundan. Lalu berkata: “Islam is the crown of Sunda.” Ternyata, mahkota orang Sunda itu Islam.</p>
<p>Kalau begitu, tentu harus muncul refleksi baru yang tidak hanya mengatakan agama menjadi kebenaran untukmu yang menjamin dan menyelamatkanmu. Tetapi, formulasi berubah: “Kalau memang kalian bisa hidup lebih baik, sungguh-sungguh benar tanpa menjadi Kristen, maka telah tiba saatnya, di mana kita berdialog dan bertemu tanpa pretensi untuk mengkristenkan.”</p>
<p>Bagaimana dampak paham ini terhadap konsep pengabaran Injil? Kenyataannya, aktivitas kristenisasi riil dilihat umat Islam. Bukankah teologi agama-agama bisa menghalangi pengabaran Injil?</p>
<p>Tepat sekali. Tetapi sedikit ada nuansa yang berbeda di situ. Pada tahun 1967-an, pemerintah mempertemukan M. Natsir dan TB. Simatupang untuk meneken surat agar umat yang telah beragama tidak menjadi objek pengabaran Injil. Hanya yang belum beragama sajalah yang dikabarkan Injil. Tapi, Simatupang mengatakan: “Lho, pengabaran Injil kan semangat terdalam kekristenan. Kalaupun diteken, nantinya di lapangan bisa berjalan lain.”</p>
<p>Tapi sekarang berbeda. Menurut saya, pengabaran Injil yang dilakukan dengan semangat teologi agama-agama, tidak lagi menemui seseorang dengan agenda menjadikannya Kristen; tidak lagi dengan agenda yang menganggap agama di luar Kristen tidak baik dan benar. Agendanya adalah: “Bolehkah saya dengan keyakinan Kristiani bersama Anda-anda —yang meyakini Islam dan mengundang saya ke sini dengan konsep dakwahnya— berbagi harapan di tengah-tengah kehidupan yang seolah tidak ada harapan dan senantiasa bersama kekerasan ini?” Bisakah dengan basis agama masing-masing kita mengabarkan kekuatan agama dan berbagi harapan di tengah kehidupan yang konkret? Jadi, di situ makna misi akhirnya.</p>
<p><strong>Di kalangan umat Islam, ada kekhawatiran akan misi penginjilan dengan kekuatan finansial yang kuat, serta sampai menjamah ke daerah-daerah terpencil. Bagaimana tanggapan Anda?</strong></p>
<p>Betul, kristenisasi itu tidak ilusi. Itu sungguh-sungguh terjadi. Menurut saya, umat Kristen dan umat Islam perlu mencarikan solusinya bersama-sama. Sebagai orang Kristen, saya berkewajiban secara internal untuk memperkenalkan teologi agama-agama ini, dan mengajak mereka untuk lebih luas memahami agama. Jangan sampai mereka mendangkalkan Injil, seolah-olah Injil adalah sekadar menerima Kristus; Kristus adalah juru selamat, lalu selesai. Akibatnya, yang muncul adalah kesan seolah-olah itulah sebenarnya pesan Kristen. Padahal, lebih luas dari itu adalah bagaimana menciptakan tatanan bersama, untuk menjadikan hidup lebih baik dan benar. Jadi ini juga tugas pertama intern orang Kristen.</p>
<p>Saya pernah mengatakan kepada salah satu tokoh Yayasan Paramadina bahwa dalam Islam terkandung anjuran sifat sabar untuk menghadapi orang-orang yang agresif itu. Dalam Islam juga terkandung kewaskitaan untuk lebih mempercanggih diri dan menghadapi permasalahan substansial, semisal anak-anak kecil yang kurang memahami makna hidup, sehingga terkesan sloganistis saja. Saya kira, kalau kita melakukan ini bersama-sama, maka barangkali dakwah Islam dan pengabaran Injil atau misi, dapat bersama berbagi harapan di tengah-tengah kehidupan di negeri ini.</p>
<p><strong>Tadi Anda bilang jangan sampai mendangkalkan Injil. Apakah memang ada orang Kristen yang mendangkalkan kitab sucinya?</strong></p>
<p>Memang ada orang yang mendangkalkan Injil, terutama orang Kristen yang menganggap Injil hanyalah sepotong kata. Artinya, kalau sudah menerima Kristus, selesailah semua. Seolah-olah, kekristenan adalah ajian simsalabim, lalu masuk surga dan seterusnya. Ini yang sering dijajakan secara eceran di jalan-jalan. Padahal, Injil atau semangat Kristen selalu berproses dan menyejarah. Seperti agama lain, tidak bisa dikatakan always coca-cola. Menurut saya, ada perubahan dalam konsep teologi agama-agama mengenai sikap Kristen terhadap Islam. Dulu ada sikap ingin mengkristenkan orang Islam. Tapi sekarang ada perubahan, karena orang belajar. Karena ada kebijaksanaan dan kebesaran hati umat Islam. Jadi karena umat Islam bermurah hati menerima kekristenan, dengan begitu kekristenan mesti menganggap sebagai sahabat, sesama. Bahkan sekarang, menurut saya orang Kristen perlu menganggap umat Islam sebagai kakaknya di negeri ini.</p>
<p><strong>Kembali ke persoalan kristenisasi tadi, ada penilaian bahwa aktivitas kristenisasi ini ditunjang oleh dana berlimpah. Menurut Anda bagaimana?</strong></p>
<p>Saya tidak mau terlalu membela kekristenan. Saya ingin memaparkan sejarah misionari secara objektif. Betul, misionari itu dibebani oleh kolonialisme yang dulu didukung oleh Belanda. Namun dalam kenyataannya, kristenisasi tersebut tidaklah berhasil. Beban lain, terutama dari Amerika Serikat, adalah kenyataan mereka punya media dan uang untuk melancarkan misionari.</p>
<p>Menurut saya, orang Kristen memang harus keluar dari pendekatan lama ini. Dan, orang Kristen tetap harus mewujudkan misinya dalam artian kesediaan mewujudkan harapannya bersama harapan mereka yang beragama Islam melalui kriteria ketiga dakwah Islam (hikmah, nasihat baik atau mau’idhoh hasanah, dan berdiskusi secara sehat). Saya kira, mari kita menunggu orang Kristen berubah. Saya kira, kawan-kawan Muslim ikut membantu mereka berubah sebagaimana saya juga mengajak perubahan itu terjadi dari dalam.</p>
<p><strong>Apakah ada batasan-batasan dalam pengabaran Injil itu?</strong></p>
<p>Sebenarnya, konsep dasarnya tidak terkait dengan keberubahan agama. Konsep dasarnya lebih terkait dengan cinta-kasih yang dialami Kristus seraya hendak dirayakan oleh siapa pun, dan dimana pun. Seringkali kita terjebak dengan asumsi: “Kalau begitu, harus pindah agama dan bikin gereja, dong?” Menurut saya, ekses itu harus tegas dihindari. Sekarang, semua agama boleh membagi-bagi sukacita, harapan, perspektif, bahkan hikmah.</p>
<p>Kemudian, bagaimana sebenarnya perubahan dari Katolik ke Protestan, sehingga menimbulkan pertanyaan soal konsistensi akidah. “Kok, akidah terkesan tidak serius, sampai berubah-ubah?” Hal ini menyangkut sejarah Kristen yang ribuan tahun. Menurut saya, Martin Luther sedikit memberikan penekanan pada sikap beriman sebagai yang menentukan dalam masalah akidah. Di Katolik, dulu agak dibebani oleh Paus atau tradisi. Sehingga, Luther melihat perlu ada penekanan yang lain.</p>
<p><strong>Pak Martin, banyak yang salah memahami konsep Trinitas untuk kalangan non-Kristen. Sebenarnya konsep Tuhan dalam Kristen itu seperti apa?</strong></p>
<p>Saya berdoa selalu kepada Allah. Dalam Kristen, ada kata Tuhan. Sebetulnya, dalam kamus dengan gampang dikatakan, bahwa Allah adalah nama Tuhan. Jadi Tuhan itu generiknya. Dalam Kristen memang ada tendensi menyebut Yesus/Kristus sebagai Tuhan. Dan menurut Lemisiladi, dulu orang Indonesia tidak punya kata Tuhan, tapi ada kata “tuan.” Lantas orang Kristen penerjemah Kitab berkata: bagaimana cara menghubungkan Yesus yang (katakanlah) punya kadar keilahian. Akhirnya, muncul ide untuk memakai “h” di tengah menjadi “Tu(h)an.” Tapi yang hendak saya katakan, orang Kristen pun memuja Allah. Dan Tuhan di arahkan kepada Kristus. Kenapa? Karena dalam Kristus, Allah juga menampakkan dirinya. Begitu kira-kira.</p>
<p>Last but not least, saya kira, agama itu seperti bahasa. Masing-masing bahasa berdiri sebagai kesatuan organik. Tetapi, ketika mereka berjumpa, terjadi pengayaan (enrichment) timbal balik. Misalnya, sebagai orang Kristen, saya merasa diperkaya oleh semangat Tauhid Islam. Walaupun saya tetap menjalankan kekristenan saya, tapi Tauhid itu membantu untuk melihat makna keilahian sendiri. Jadi memang ada perjumpaan, meskipun harus perlu diakui adanya keberbedaan.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/altie.wordpress.com/37/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/altie.wordpress.com/37/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/altie.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/altie.wordpress.com/37/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/altie.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/altie.wordpress.com/37/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/altie.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/altie.wordpress.com/37/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/altie.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/altie.wordpress.com/37/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/altie.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/altie.wordpress.com/37/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/altie.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/altie.wordpress.com/37/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/altie.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/altie.wordpress.com/37/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=altie.wordpress.com&amp;blog=1285238&amp;post=37&amp;subd=altie&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://altie.wordpress.com/2007/08/11/pdt-dr-martin-sinaga-%e2%80%9ckristenisasi-bukan-ilusi%e2%80%9d/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4e7adf979340d2bb726a4957a383a547?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">sukanagara</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Lembah Karmel Digeruduk Massa</title>
		<link>http://altie.wordpress.com/2007/08/11/lembah-karmel-digeruduk-massa/</link>
		<comments>http://altie.wordpress.com/2007/08/11/lembah-karmel-digeruduk-massa/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 11 Aug 2007 06:11:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sukanagara</dc:creator>
				<category><![CDATA[ALTIE NEWS]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://altie.wordpress.com/2007/08/11/lembah-karmel-digeruduk-massa/</guid>
		<description><![CDATA[TEMPO Interaktif, Cianjur:Sedikitnya 2000 orang yang berasal dari Cianjur, Bandung, Tasikmalaya, dan Jakarta mendatangi lokasi Lembah Karmel di Kampung Babakan Hilir Desa Cikanyere Kecamatan Sukaresmi, Puncak, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Jumat (20/7). Mereka memprotes pelaksanaan Konferensi Tritunggal Mahakudus yang diikuti para pastur dari seluruh dunia di pusat ziarah keagamaan tersebut, 24-29 Juli 2007 mendatang. Aksi [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=altie.wordpress.com&amp;blog=1285238&amp;post=36&amp;subd=altie&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>TEMPO Interaktif, Cianjur</strong>:Sedikitnya 2000 orang yang berasal dari Cianjur, Bandung, Tasikmalaya, dan Jakarta mendatangi lokasi Lembah Karmel di Kampung Babakan Hilir Desa Cikanyere Kecamatan Sukaresmi, Puncak, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Jumat (20/7). Mereka memprotes pelaksanaan Konferensi Tritunggal Mahakudus yang diikuti para pastur dari seluruh dunia di pusat ziarah keagamaan tersebut, 24-29 Juli 2007 mendatang.</p>
<p><span id="more-36"></span>Aksi ribuan massa tersebut dimulai dengan konvoi yang dilakukan dari Masjid Siti Hajar, sekitar 1 kilometer dari lokasi Lembah Karmel, usai salat Jumat. Meskipun sudah mengerahkan ribuan massa, mereka tidak berhasil menembus ke lokasi Lembah Karmel lantaran dihadang aparat kepolisian yang disiagakan di pintu gerbang. Di tempat tersebut, massa pun melakukan orasi memprotes pelaksanaan konferensi tersebut.</p>
<p>Panglima Gerakan Aksi Reformis Islam Cianjur Chep Hernawan mengklaim, umat Islam di seluruh Jawa Barat menolak kegiatan konferensi yang dilakukan di wilayah Cianjur tersebut. Menurut Chep, pihak Lembah Karmel menyalahi aturan lantaran tempat tersebut bukan pusat peribadatan melainkan pusat ziarah keagamaan. &#8220;Jika kegiatan ini tetap dilaksanakan, kami akan membubarkannya dengan paksa,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Sementara itu, Sekretaris Jenderal Forum Umat Islam, Hedi Muhammad, menegaskan bahwa pihak aparat keamanan jangan memihak dan melindungi kegiatan di Lembah Karmel tersebut. Selain itu, kata Hedi, pihaknya juga meminta Majelis Ulama Indonesia setempat agar tegas menyikapi masalah tersebut. Hedi menjelaskan, pihaknya tetap menolak kegiatan tersebut dilaksanakan dengan alasan tidak mengantongi izin. &#8220;Kami ingin bukti kalau mereka memiliki izin kegiatan. Kalau tidak, mereka harus bubar sebelum dibubarkan secara paksa oleh kami,&#8221; kata Hedi, menandaskan.</p>
<p>Kepala Kepolisian Resor Cianjur, Ajun Komisaris Besar Syaiful Zachri mengatakan, pihaknya mendapat pemberitahuan dari pihak Lembah Karmel. Menurut Syaiful Zachri, untuk kegiatan-kegiatan keagamaan tidak perlu mengantongi izin, cukup dengan surat pemberitahuan. &#8220;Untuk kegiatan ini kami mendapatkan pemberitahuan secara tertulis berupa tembusan dari Mabes Polri,&#8221; katanya.</p>
<p>Untuk masalah keberatan dari pihak umat Islam, Syaiful Zachri berjanji akan menyampaikan kepada pihak penyelenggara. Selain itu, pihaknya pun akan melakukan koordinasi dengan unsur Musyawarah Pimpinan Daerah Kabupaten Cianjur. &#8220;Kami akan membawa persoalan ini ke dalam pertemuan Muspida. Nanti, kita ketahui apakah keputusannya memindahkan kegiatan ini atau tidak. Mudah-mudahan kita bisa menghasilkan keputusan terbaik,&#8221; kata Syaiful Zachri.</p>
<p>Berdasarkan pantauan di lokasi, massa sempat bentrok dengan pihak aparat kepolisian di pintu gerbang Lembah Karmel. Massa dan aparat sempat dorong-dorongan sebelum akhirnya mereka diperbolehkan untuk melakukan orasi, tapi tidak diperbolehkan memasuki lokasi Lembah Karmel. Sekitar pukul 16.00 WIB, ribuan massa membubarkan diri lantaran tidak berhasil bertemu dengan pihak Lembah Karmel.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/altie.wordpress.com/36/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/altie.wordpress.com/36/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/altie.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/altie.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/altie.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/altie.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/altie.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/altie.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/altie.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/altie.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/altie.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/altie.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/altie.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/altie.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/altie.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/altie.wordpress.com/36/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=altie.wordpress.com&amp;blog=1285238&amp;post=36&amp;subd=altie&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://altie.wordpress.com/2007/08/11/lembah-karmel-digeruduk-massa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4e7adf979340d2bb726a4957a383a547?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">sukanagara</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Dzikir Pagi dan petang</title>
		<link>http://altie.wordpress.com/2007/06/29/dzikir-pagi-dan-petang/</link>
		<comments>http://altie.wordpress.com/2007/06/29/dzikir-pagi-dan-petang/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 29 Jun 2007 18:20:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sukanagara</dc:creator>
				<category><![CDATA[GALERI]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://altie.wordpress.com/2007/06/29/dzikir-pagi-dan-petang/</guid>
		<description><![CDATA[<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=altie.wordpress.com&amp;blog=1285238&amp;post=33&amp;subd=altie&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://altie.files.wordpress.com/2007/06/101.jpg" title="101.jpg"></a></p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://altie.files.wordpress.com/2007/06/113.jpg" title="113.jpg"></a></p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://altie.files.wordpress.com/2007/06/113.jpg" title="113.jpg"><img src="http://altie.files.wordpress.com/2007/06/113.thumbnail.jpg?w=450" alt="113.jpg" /></a></p>
<p style="text-align:center;"><span id="more-33"></span></p>
<p style="text-align:center;">  <a href="http://altie.files.wordpress.com/2007/06/1012.jpg" title="1012.jpg"></a></p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://altie.files.wordpress.com/2007/06/1012.jpg" title="1012.jpg"><img src="http://altie.files.wordpress.com/2007/06/1012.thumbnail.jpg?w=450" alt="1012.jpg" /></a></p>
<p><a href="http://altie.files.wordpress.com/2007/06/11.jpg" title="11.jpg"></a></p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://altie.files.wordpress.com/2007/06/11.jpg" title="11.jpg"> </a></p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://altie.files.wordpress.com/2007/06/11.jpg" title="11.jpg"><img src="http://altie.files.wordpress.com/2007/06/11.thumbnail.jpg?w=450" alt="11.jpg" /></a></p>
<p><a href="http://altie.files.wordpress.com/2007/06/38.jpg" title="38.jpg"></a></p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://altie.files.wordpress.com/2007/06/38.jpg" title="38.jpg"> </a></p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://altie.files.wordpress.com/2007/06/38.jpg" title="38.jpg"><img src="http://altie.files.wordpress.com/2007/06/38.thumbnail.jpg?w=450" alt="38.jpg" /></a></p>
<p><a href="http://altie.files.wordpress.com/2007/06/39.jpg" title="39.jpg"></a></p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://altie.files.wordpress.com/2007/06/39.jpg" title="39.jpg"> </a></p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://altie.files.wordpress.com/2007/06/39.jpg" title="39.jpg"><img src="http://altie.files.wordpress.com/2007/06/39.thumbnail.jpg?w=450" alt="39.jpg" /></a></p>
<p><a href="http://altie.files.wordpress.com/2007/06/55.jpg" title="55.jpg"></a></p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://altie.files.wordpress.com/2007/06/55.jpg" title="55.jpg"> </a></p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://altie.files.wordpress.com/2007/06/55.jpg" title="55.jpg"><img src="http://altie.files.wordpress.com/2007/06/55.thumbnail.jpg?w=450" alt="55.jpg" /></a></p>
<p><a href="http://altie.files.wordpress.com/2007/06/65.jpg" title="65.jpg"></a></p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://altie.files.wordpress.com/2007/06/65.jpg" title="65.jpg"> </a></p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://altie.files.wordpress.com/2007/06/65.jpg" title="65.jpg"><img src="http://altie.files.wordpress.com/2007/06/65.thumbnail.jpg?w=450" alt="65.jpg" /></a></p>
<p><a href="http://altie.files.wordpress.com/2007/06/72.jpg" title="72.jpg"></a></p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://altie.files.wordpress.com/2007/06/72.jpg" title="72.jpg"> </a></p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://altie.files.wordpress.com/2007/06/72.jpg" title="72.jpg"><img src="http://altie.files.wordpress.com/2007/06/72.thumbnail.jpg?w=450" alt="72.jpg" /></a></p>
<p><a href="http://altie.files.wordpress.com/2007/06/3.jpg" title="3.jpg"></a></p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://altie.files.wordpress.com/2007/06/3.jpg" title="3.jpg"> </a></p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://altie.files.wordpress.com/2007/06/3.jpg" title="3.jpg"><img src="http://altie.files.wordpress.com/2007/06/3.thumbnail.jpg?w=450" alt="3.jpg" /></a></p>
<p><a href="http://altie.files.wordpress.com/2007/06/1011.jpg" title="1011.jpg"></a></p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://altie.files.wordpress.com/2007/06/1011.jpg" title="1011.jpg"> </a></p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://altie.files.wordpress.com/2007/06/1011.jpg" title="1011.jpg"><img src="http://altie.files.wordpress.com/2007/06/1011.thumbnail.jpg?w=450" alt="1011.jpg" /></a></p>
<p><a href="http://altie.files.wordpress.com/2007/06/97.jpg" title="97.jpg"></a></p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://altie.files.wordpress.com/2007/06/97.jpg" title="97.jpg"> </a></p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://altie.files.wordpress.com/2007/06/97.jpg" title="97.jpg"><img src="http://altie.files.wordpress.com/2007/06/97.thumbnail.jpg?w=450" alt="97.jpg" /></a></p>
<p><a href="http://altie.files.wordpress.com/2007/06/106.jpg" title="106.jpg"></a></p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://altie.files.wordpress.com/2007/06/106.jpg" title="106.jpg"> </a></p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://altie.files.wordpress.com/2007/06/106.jpg" title="106.jpg"><img src="http://altie.files.wordpress.com/2007/06/106.thumbnail.jpg?w=450" alt="106.jpg" /></a></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/altie.wordpress.com/33/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/altie.wordpress.com/33/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/altie.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/altie.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/altie.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/altie.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/altie.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/altie.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/altie.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/altie.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/altie.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/altie.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/altie.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/altie.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/altie.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/altie.wordpress.com/33/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=altie.wordpress.com&amp;blog=1285238&amp;post=33&amp;subd=altie&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://altie.wordpress.com/2007/06/29/dzikir-pagi-dan-petang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4e7adf979340d2bb726a4957a383a547?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">sukanagara</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://altie.files.wordpress.com/2007/06/113.thumbnail.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">113.jpg</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://altie.files.wordpress.com/2007/06/1012.thumbnail.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">1012.jpg</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://altie.files.wordpress.com/2007/06/11.thumbnail.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">11.jpg</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://altie.files.wordpress.com/2007/06/38.thumbnail.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">38.jpg</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://altie.files.wordpress.com/2007/06/39.thumbnail.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">39.jpg</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://altie.files.wordpress.com/2007/06/55.thumbnail.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">55.jpg</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://altie.files.wordpress.com/2007/06/65.thumbnail.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">65.jpg</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://altie.files.wordpress.com/2007/06/72.thumbnail.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">72.jpg</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://altie.files.wordpress.com/2007/06/3.thumbnail.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">3.jpg</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://altie.files.wordpress.com/2007/06/1011.thumbnail.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">1011.jpg</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://altie.files.wordpress.com/2007/06/97.thumbnail.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">97.jpg</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://altie.files.wordpress.com/2007/06/106.thumbnail.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">106.jpg</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Mendahulukan Berbuat Baik Kepada Orangtua</title>
		<link>http://altie.wordpress.com/2007/06/27/mendahulukan-berbuat-baik-kepada-orangtua/</link>
		<comments>http://altie.wordpress.com/2007/06/27/mendahulukan-berbuat-baik-kepada-orangtua/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 27 Jun 2007 12:19:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sukanagara</dc:creator>
				<category><![CDATA[KUMPULAN HADIST RASULULLAH]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://altie.wordpress.com/2007/06/27/mendahulukan-berbuat-baik-kepada-orangtua/</guid>
		<description><![CDATA[1504. Diriwayatkan daripada Abu Hurairah r.a katanya: Seorang yang bernama Juraij sedang mengerjakan ibadat di sebuah gereja. Lalu ibunya datang memanggilnya. Humaid berkata: Abu Rafi&#8217; pernah menerangkan kepadaku mengenai bagaimana Abu Hurairah meniru gaya ibu Juraij ketika memanggil anaknya, sebagaimana beliau mendapatkannya daripada Rasulullah s.a.w iaitu dengan meletakkan tangannya di bahagian kepala antara dahi dan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=altie.wordpress.com&amp;blog=1285238&amp;post=18&amp;subd=altie&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="left"><span id="more-18"></span></p>
<p align="right"><img src="http://altie.files.wordpress.com/2007/06/15041.jpg?w=453&#038;h=337" alt="15041.jpg" height="337" width="453" /></p>
<p align="right"><img src="http://altie.files.wordpress.com/2007/06/1504b.jpg?w=449&#038;h=479" alt="1504b.jpg" height="479" width="449" /></p>
<p> 1504. Diriwayatkan daripada Abu Hurairah r.a katanya: Seorang yang bernama Juraij sedang mengerjakan ibadat di sebuah gereja. Lalu ibunya datang memanggilnya. Humaid berkata: Abu Rafi&#8217; pernah menerangkan kepadaku mengenai bagaimana Abu Hurairah meniru gaya ibu Juraij ketika memanggil anaknya, sebagaimana beliau mendapatkannya daripada Rasulullah s.a.w iaitu dengan meletakkan tangannya di bahagian kepala antara dahi dan telinga serta mengangkat kepalanya: Hai Juraij! Aku ibumu, jawablah panggilanku. Ketika itu perempuan tersebut mendapati anaknya memulakan sembahyang. Dengan keraguan Juraij berkata kepada diri sendiri: Ya Tuhan, ibuku atau sembahyangku. Tetapi Juraij telah memilih untuk meneruskan sembahyangnya. Tidak berapa lama selepas itu, perempuan tersebut pergi untuk yang kedua kalinya. Beliau memanggil: Hai Juraij! Aku ibumu, jawablah panggilanku. Juraij bertanya lagi kepada diri sendiri: Ya tuhan, ibuku atau sembahyangku. Tetapi beliau masih lagi memilih untuk meneruskan sembahyangnya. Oleh kerana terlalu kecewa akhirnya perempuan itu berkata: Ya tuhan, sesungguhnya Juraij adalah anakku. Aku sudah memanggilnya berulang kali, namun ternyata beliau enggan menjawabnya. Ya tuhan, janganlah Engkau matikan beliau sebelum beliau mendapat fitnah yang disebabkan oleh perempuan pelacur. Pada suatu hari seorang pengembala kambing sedang berteduh di gereja Juraij yang letaknya jauh terpencil dari orang ramai. Tiba-tiba datang seorang perempuan dari sebuah dusun yang juga sedang berteduh di tempat tersebut. Kemudian keduanya melakukan perbuatan zina, sehingga melahirkan seorang anak. Ketika ditanya oleh orang ramai: Anak dari siapakah ini؟ Perempuan itu menjawab: Anak dari penghuni gereja ini. Lalu orang ramai berduyun-duyun datang kepada Juraij. Mereka membawa besi perejang. Mereka berteriak memanggil Juraij, yang mana pada waktu itu sedang bersembahyang. Maka sudah tentu Juraij tidak melayani panggilan mereka, akhirnya mereka merobohkan bagunan gerejanya. Tatakala melihat keadaan itu, Juraij keluar menemui mereka. Mereka berkata kepada Juraij: Tanyalah anak ini. Juraij tersenyum, kemudian mengusap kepala anak tersebut dan bertanya: Siapakah bapamu؟ Anak itu tiba-tiba menjawab: Bapaku adalah seorang pengembala kambing. Setelah mendengar jawapan jujur dari anak tersebut, mereka kelihatan menyesal, lalu berkata: Kami akan memdirikan gerejamu yang kami robohkan ini dengan emas dan perak. Juraij berkata: Tidak payahlah, biarkan ia menjadi debu seperti asalnya. Kemudian Juraij meninggalkannya</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/altie.wordpress.com/18/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/altie.wordpress.com/18/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/altie.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/altie.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/altie.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/altie.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/altie.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/altie.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/altie.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/altie.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/altie.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/altie.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/altie.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/altie.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/altie.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/altie.wordpress.com/18/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=altie.wordpress.com&amp;blog=1285238&amp;post=18&amp;subd=altie&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://altie.wordpress.com/2007/06/27/mendahulukan-berbuat-baik-kepada-orangtua/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4e7adf979340d2bb726a4957a383a547?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">sukanagara</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://altie.files.wordpress.com/2007/06/15041.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">15041.jpg</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://altie.files.wordpress.com/2007/06/1504b.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">1504b.jpg</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Berbuat Baik Kepada Kedua Orang Tua</title>
		<link>http://altie.wordpress.com/2007/06/27/berbuat-baik-kepada-kedua-orang-tua/</link>
		<comments>http://altie.wordpress.com/2007/06/27/berbuat-baik-kepada-kedua-orang-tua/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 27 Jun 2007 11:41:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sukanagara</dc:creator>
				<category><![CDATA[KUMPULAN HADIST RASULULLAH]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://altie.wordpress.com/2007/06/27/berbuat-baik-kepada-kedua-orang-tua/</guid>
		<description><![CDATA[  1502. Diriwayatkan daripada Abu Hurairah r.a katanya: Telah datang seorang lelaki kepada Rasulullah s.a.w lalu bertanya: Siapakah manusia yang paling berhak untuk aku layani dengan sebaik mungkin؟ Rasulullah s.a.w bersabda: Ibumu. Beliau bertanya lagi: Kemudian siapa؟ Rasulullah s.a.w bersabda: Kemudian ibumu. Beliau terus bertanya: Kemudian siapa؟ Rasulullah s.a.w bersabda: Kemudian ibumu. Beliau terus bertanya: [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=altie.wordpress.com&amp;blog=1285238&amp;post=14&amp;subd=altie&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" dir="rtl" style="text-align:justify;direction:rtl;unicode-bidi:embed;" align="left"><span dir="rtl"></span><span><span dir="rtl"></span></span><span style="font-size:22pt;font-family:'Traditional Arabic';"></span></p>
<p class="MsoNormal" dir="rtl" style="text-align:justify;direction:rtl;unicode-bidi:embed;"> <span id="more-14"></span></p>
<p class="MsoNormal" dir="rtl" style="text-align:justify;direction:rtl;unicode-bidi:embed;"><img src="http://altie.files.wordpress.com/2007/06/1520.jpg?w=442&#038;h=158" alt="1520.jpg" height="158" width="442" /></p>
<p> 1502. Diriwayatkan daripada Abu Hurairah r.a katanya: Telah datang seorang lelaki kepada Rasulullah s.a.w lalu bertanya: Siapakah manusia yang paling berhak untuk aku layani dengan sebaik mungkin؟ Rasulullah s.a.w bersabda: Ibumu. Beliau bertanya lagi: Kemudian siapa؟ Rasulullah s.a.w bersabda: Kemudian ibumu. Beliau terus bertanya: Kemudian siapa؟ Rasulullah s.a.w bersabda: Kemudian ibumu. Beliau terus bertanya: Kemudian siapa؟ Rasulullah s.a.w bersabda: Kemudian ayahmu *</p>
<p class="MsoNormal" dir="rtl" style="text-align:justify;direction:rtl;unicode-bidi:embed;"><span dir="rtl"></span><span><span dir="rtl"></span></span><span style="font-size:22pt;font-family:'Traditional Arabic';"> </span><img src="http://altie.files.wordpress.com/2007/06/1503.jpg?w=436&#038;h=124" alt="1503.jpg" height="124" width="436" /></p>
<p> 1503. Diriwayatkan daripada Abdullah bin Amru r.a katanya Telah datang seorang lelaki kepada Nabi s.a.w memohon izin kepada baginda agar diperkenankan untuk turut berperang. Nabi s.a.w bersabda: Adakah kedua orang tuamu masih hidup؟ Lelaki itu menjawab: Ya, masih hidup. Nabi s.a.w bersabda: Berbuat baiklah kepada mereka, maka keluarlah berperang.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/altie.wordpress.com/14/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/altie.wordpress.com/14/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/altie.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/altie.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/altie.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/altie.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/altie.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/altie.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/altie.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/altie.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/altie.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/altie.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/altie.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/altie.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/altie.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/altie.wordpress.com/14/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=altie.wordpress.com&amp;blog=1285238&amp;post=14&amp;subd=altie&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://altie.wordpress.com/2007/06/27/berbuat-baik-kepada-kedua-orang-tua/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4e7adf979340d2bb726a4957a383a547?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">sukanagara</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://altie.files.wordpress.com/2007/06/1520.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">1520.jpg</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://altie.files.wordpress.com/2007/06/1503.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">1503.jpg</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Adab Berbuat Kebajikan</title>
		<link>http://altie.wordpress.com/2007/06/27/adab-berbuat-kebajikan/</link>
		<comments>http://altie.wordpress.com/2007/06/27/adab-berbuat-kebajikan/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 27 Jun 2007 11:39:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sukanagara</dc:creator>
				<category><![CDATA[KUMPULAN HADIST RASULULLAH]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://altie.wordpress.com/2007/06/27/adab-berbuat-kebajikan/</guid>
		<description><![CDATA[Hadist ini dikumpulkan dari Al-Bayan, untuk memotifasi diri dalam berbuat kebajikan, dan agar mengetahui dengan pasti adab kebaikan  dari sumber Hadist langsung. Dan untuk perbaikan bila terjadi kesalahan dibutuhkan keritik untuk dapat segera diadakan revisi, maka kepada yang membaca dan mempelajari jangan ragu ragu menyampaikan kepada kami mengingat keterbatasab pengetahuan dan manusia tak luput dari [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=altie.wordpress.com&amp;blog=1285238&amp;post=13&amp;subd=altie&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Hadist ini dikumpulkan dari Al-Bayan, untuk memotifasi diri dalam berbuat kebajikan, dan agar mengetahui dengan pasti adab kebaikan  dari sumber Hadist langsung. Dan untuk perbaikan bila terjadi kesalahan dibutuhkan keritik untuk dapat segera diadakan revisi, maka kepada yang membaca dan mempelajari jangan ragu ragu menyampaikan kepada kami mengingat keterbatasab pengetahuan dan manusia tak luput dari khilaf.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/altie.wordpress.com/13/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/altie.wordpress.com/13/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/altie.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/altie.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/altie.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/altie.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/altie.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/altie.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/altie.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/altie.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/altie.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/altie.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/altie.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/altie.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/altie.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/altie.wordpress.com/13/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=altie.wordpress.com&amp;blog=1285238&amp;post=13&amp;subd=altie&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://altie.wordpress.com/2007/06/27/adab-berbuat-kebajikan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4e7adf979340d2bb726a4957a383a547?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">sukanagara</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
